Selasa, 16 Desember 2008

Puisi: Persahabatan

Tak mengenal ras dan bahasa
Jangan pandang ia dari warna
Papa dan kaya bukan bencana
Susah dan senang lalui cerita

Terdiam kita dalam kesunyian
Merenung ia tak kunjung datang
Menangisi kenangan mati dijalan
Seribu keceriaan tak terlupakan

Jagalah kesucian dari sang hitam
Lebih dan kurang jadi bimbingan
Menutupi fitnah jangan berjalan
Jauhkan beban dari sang kelam

Mengapa kita mengotorinya
padahal suci didepan mata
Mengapa hati mesti dikhianati
Bila sang raja benar mengarahi

Bingung

Semalam mentari menghilang


Sungguh…

Cukup lama kunanti ia terbit
Hingga kusadari langit t’lah gelap

Sungguh…
Cukup lama kutunggu pijar bintang
Hingga kusadari salah jam

Kemarin…
Lautan masih kekeringan, sebab
Daratan masih saja kebanjiran

Kemarin…
Apa yang tampak masih saja tak terlihat
dan yang tersembunyi menyeruak dengan mudahnya

Bingung aku…

CINTA SEJATI

Cinta sejati takkan pernah sanggup tuk diungkapkan
Meski lewat lagu… atau lewat puisi
Cinta sejati tak mudah untuk dilukiskan
Melalui sebentuk langit biru… atau segarnya udara pagi

Cinta sejati takkan pernah bisa beranjak pergi
Meski masanya sirna… dan ceritanya tak lagi putih
Cinta sejati tak mudah untuk digoyah
Walau godaan menderu… dan kenikmatan dunia mengimaji

Hingga esok tak lagi ada
Sejak terasa waktu pertama
Hingga dunia menjadi abadi
Tak berubah semua di hati

Selasa, 09 Desember 2008

LIMA HAL YANG MEMPERINDAH DUNIA

Muhammad Rasululah saw. bersabda, bahwa dunia ini ibarat taman bunga. Menurut Syeikh Ibnu Athoillah, ada lima hal yang membuat taman bunga itu menjadi indah.
  1. Ilmu para ulama. Dengan ilmu yang mereka miliki, para ulama dapat membimbing dan menunjukkan umat kepada kebenaran dan meninggalkan kebatilan.
  2. Keadilan para penguasa. Penguasa yang adil akan melindungi yang lemah dan tidak membiarkan yang kuat berbuat semena-mena, sehingga hubungan antara si lemah dan si kuat tetap berjalan harmonis.
  3. Ibadah para hamba Allah SWT. Seorang hamba yang tekun beribadah, tentu dapat menjalin hubungan yang seimbang baik terhadap Tuhannya maupun dengan sesama manusia.
  4. Pedagang yang terpercaya. Apabila semua pedagang berlaku jujur, tidak mengurangi timbangan dan tidak menyembunyikan cacat barang dagangnya, tidak monopoli dan tidak memainkan harga seenaknya, maka akan kuat perekonomian.
  5. Ketekunan para buruh. Jika para buruh/karyawan mau melaksanakan kewajibannya dengan baik meski tanpa diawasi, akan terjagalah hubungan yang harmonis antara majikan dengan buruh, antara si kaya dan si miskin.

Senin, 08 Desember 2008

KU TAK MENYESAL TLAH MENCITAIMU

Berjuta kenangan tlah dilewati
Kenangan manis kan jadi memori
Kenangan pahit tlah goreskan luka
Semuanya kan membekas dalam jiwa

Kau laksana matahari yg menyinari bumi
Terangi hariku dengan keceriaan
Kau bagai hujan yg membasahi bumi
Sejukkan hatiku dengan ketulusan


Ternyata ku terbang hanya sesaat
Lalu kau hempaskanku tanpa perasaan
Tak kusangka kau nodai sebuah rasa
Yang tulus hanya untukmu

Kadang aku menyasal
Mengapa dulu muncul rasa cinta
Kadang aku merasa cinta itu jahat
Tapi sebenarnya cinta itu nggak jahat
Yang jahat adalah pelaku cinta

Semua itu kan jadi kenanga bagiku
Tapi ku tak menyesal tlah mencintaimu
Semua kan jadi memori dalam sanubari
Menghiasi angan dalam diri










TOLONG IJINKAN AKU MENCINTAIMU

Keterpukauan jiwa tak bisa dipunkiri
Hadir dalam halaian nafas diri
Untaian asa seakan mengoyak sanubari
Berjuta warna mengisi hari-hari

Sebuah rasa masuk ke palung hati
Menghanpiri jiwa yang tlah lama hampa
Kalbu yang suci tak bisa memungkiri
Lubuk hati pun kini tlah terbuka

Pesonamu tlah luluhkan hatiku
Membuatku enggan jauh darimu
Kebaikanmu sejukkan jiwaku
Membuatku nyaman didekatmu

Cinta...Kau takkan pernah mengerti
Tlah lama kusimpan rasa ini
Karena aku segera sadari
Ku takkan pernah memiliki

Tapi satu yang kupinta darimu
Tolong ijinkan aku mencintaimu
Walau rasa yang indah darimu
Takkan pernah singgah di hatiku

ANTARA KAU DAN DIA

Ku tlah ukir namamu dihatiku
Terukir indah mengisi relung hati
Sluruh pikir tlah penuh olehmu
Menghiasi selurih hari-hari

Ku tahu dimanakah awalnya
Tiba-tiba muncul getaran jiwa
Tercipta tuk sang pujaan hati
Sebuah rasa yang mengusik diri

Walau ku sudah lama pahami
Rasa yang indah darimu
Untukku hanyalah sebuah mimpi
Takkan pernah tercipta untukku

Aku tak tahu mengapa...?
Rasa yang indah dariku
Kuberikan hanya pada dirimu
Yang hatinya tlah jadi miliknya

Ketulusanku takkan pernah terbalas
Harapanku hanyalah fatamorgana
Impianku takkan jadi kenyataan
Karena aku berada antara kau dan dia