Berjuta kenangan tlah dilewati
Kenangan manis kan jadi memori
Kenangan pahit tlah goreskan luka
Semuanya kan membekas dalam jiwa
Kau laksana matahari yg menyinari bumi
Terangi hariku dengan keceriaan
Kau bagai hujan yg membasahi bumi
Sejukkan hatiku dengan ketulusan
Ternyata ku terbang hanya sesaat
Lalu kau hempaskanku tanpa perasaan
Tak kusangka kau nodai sebuah rasa
Yang tulus hanya untukmu
Kadang aku menyasal
Mengapa dulu muncul rasa cinta
Kadang aku merasa cinta itu jahat
Tapi sebenarnya cinta itu nggak jahat
Yang jahat adalah pelaku cinta
Semua itu kan jadi kenanga bagiku
Tapi ku tak menyesal tlah mencintaimu
Semua kan jadi memori dalam sanubari
Menghiasi angan dalam diri
Tampilkan postingan dengan label liburan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label liburan. Tampilkan semua postingan
Senin, 08 Desember 2008
KATAKAN APA SALAHKU
Rasa gundah slalu membayangi setiap langkahku
Ingin kuteriakkan saluruh resah hati
Rasa gelisah menyesakkan dinding kalbu
Menghimpit rasa yang ada di sanubari
Tak pernah lagi kau untai kata nanis padaku
Membuatku dihantui rasa bersalah padamu
Manis senyuman tak lagi kutemui dibibirmu
Yang ada hanyalah tatapan gundah darimu
Beribu tanya membayang di angan
Seluruh jiwa merasakan kegelisahan
Ingin kuungkap semua padanu
Tapi saat kutatap dirimu
Seakan mulutku jadi bisu
Tuhan....berikan aku jalan
Tuk ungkapkan kegundahan jiwa
Kepada dia yang tersayang
Wahai kau peluluh hatiku
Tolong jangan diamkan aku
Katakan saja apa salahku
Bukalah pintu maaf bagiku
Ingin kuteriakkan saluruh resah hati
Rasa gelisah menyesakkan dinding kalbu
Menghimpit rasa yang ada di sanubari
Tak pernah lagi kau untai kata nanis padaku
Membuatku dihantui rasa bersalah padamu
Manis senyuman tak lagi kutemui dibibirmu
Yang ada hanyalah tatapan gundah darimu
Beribu tanya membayang di angan
Seluruh jiwa merasakan kegelisahan
Ingin kuungkap semua padanu
Tapi saat kutatap dirimu
Seakan mulutku jadi bisu
Tuhan....berikan aku jalan
Tuk ungkapkan kegundahan jiwa
Kepada dia yang tersayang
Wahai kau peluluh hatiku
Tolong jangan diamkan aku
Katakan saja apa salahku
Bukalah pintu maaf bagiku
Selasa, 02 Desember 2008
CINTA JADI BENCI
Kau yang pertama dihatiku
Kau juga pertama menyakitiku
Rasa bahagia ketika bersamamu
Melihatmu kini menyakitkanku
Mengapa rasa yang indah itu
Kulabuhkan di karang hati yang rapuh
Karang yang penuh kadustaan
Hanya terlihat manis dipermukaan
Tak kusangka rasa yang indah itu
Muncul hanya dalam hitungan hari
Kucoba menepis rasa itu
Apa hendak dikata
Ku tak bisa membendungnya
Benci...benci...dan benci
Sebuah kata yang menyesakkan dada
Setelah aku tahu
Kau masih menyimpan rasa sama si Dia
Kau juga pertama menyakitiku
Rasa bahagia ketika bersamamu
Melihatmu kini menyakitkanku
Mengapa rasa yang indah itu
Kulabuhkan di karang hati yang rapuh
Karang yang penuh kadustaan
Hanya terlihat manis dipermukaan
Tak kusangka rasa yang indah itu
Muncul hanya dalam hitungan hari
Kucoba menepis rasa itu
Apa hendak dikata
Ku tak bisa membendungnya
Benci...benci...dan benci
Sebuah kata yang menyesakkan dada
Setelah aku tahu
Kau masih menyimpan rasa sama si Dia
Jumat, 21 November 2008
KASIH BUNDA
Sebuah ketulusan kalbu yang suci
Bagai sinar sang surya
Takkan lelah menyinari bumi
Takkan berhenti menghangatkan semesta
Sungguh betapa mulia akhlakmu
Seolah ku tak puny cela dihadapmu
Hanya sanjungan manis yang kau katakan
Kasih suci yang kau berikan
Tuhan sungguh maha bijaksana
Yang telah mengaruniakan
Seorang bunda yang sempurna
Penuh pengorbanan dan ketulusan
Bagai sinar sang surya
Takkan lelah menyinari bumi
Takkan berhenti menghangatkan semesta
Sungguh betapa mulia akhlakmu
Seolah ku tak puny cela dihadapmu
Hanya sanjungan manis yang kau katakan
Kasih suci yang kau berikan
Tuhan sungguh maha bijaksana
Yang telah mengaruniakan
Seorang bunda yang sempurna
Penuh pengorbanan dan ketulusan
Langganan:
Postingan (Atom)
